Mengapa Geosentra? Pendekatan Pemodelan Kebisingan ISO 9613-2 & SoundPLAN Geosentra
PT. Geosentra Konsultan Indonesia memahami tantangan teknis menyeimbangkan produktivitas operasional dengan batasan regulasi akustik lingkungan. Kami mengubah kekhawatiran itu menjadi kepastian—dengan data model yang dapat Anda tunjukkan kepada regulator, tetangga kawasan, dan investor.
Tim ahli pemodelan kebisingan Geosentra menguasai standar propagasi suara luar ruang ISO 9613-1 (Sound attenuation—atmospheric absorption) dan ISO 9613-2 (Sound attenuation—outdoor propagation), yang menjadi algoritma inti perangkat lunak SoundPLAN, Predictor-LimA (Brüel & Kjær), CadnaA (Datakustik), dan IMMI. Pengalaman tim mencakup pemodelan kebisingan untuk tambang batubara open pit, kawasan industri manufaktur, pembangkit listrik berbahan bakar gas (PLTG), dan fasilitas pelabuhan.
Kami tidak sekadar menjalankan perangkat lunak. Setiap model yang kami bangun mengintegrasikan: data Sound Power Level (Lw) sumber yang dikalibrasi terhadap pengukuran lapangan aktual menggunakan sound level meter berkelas IEC 61672, data terrain DEM resolusi tinggi, denah bangunan dan vegetasi yang dipetakan dari citra satelit atau survey drone, serta kondisi operasional siang hari (Ls) dan malam hari (Lm) secara terpisah sesuai format baku tingkat kebisingan Kepmen LH No. 48/1996.
Output pemodelan kebisingan Geosentra mencakup: peta kontur noise level 2D berwarna (color noise map) per periode waktu (siang dan malam) yang siap diplot di atas peta rupa bumi dan citra satelit, tabel tingkat tekanan suara (SPL) di titik reseptor diskret yang ditentukan bersama tim penilai dokumen, analisis kontribusi per sumber (source contribution analysis) untuk mengidentifikasi sumber dominan yang perlu diprioritaskan dalam mitigasi, serta desain teknis mitigasi—dimensi, material, dan posisi noise barrier—yang diverifikasi efektivitasnya secara numerik sebelum dibangun.