Mengapa Geosentra? Metodologi Saintifik Geosentra dalam Kajian DDDTL
Pengembangan kawasan dan operasional fasilitas tidak boleh didasarkan pada asumsi, melainkan pada analisis empiris yang terukur dan berbasis data. Studi Daya Dukung dan Daya Tampung Lingkungan Hidup (DDDTL) adalah kajian ilmiah yang mengukur seberapa besar kapasitas suatu wilayah dalam mendukung kegiatan manusia tanpa melampaui batas kritis pemulihan ekosistemnya — baik dari segi pemanfaatan sumber daya alam maupun kemampuan menerima beban pencemaran.
Tim konsultan senior Geosentra dengan keahlian kimia lingkungan dan pengalaman lapangan 10+ tahun mengkoordinasikan setiap kajian DDDTL menggunakan pendekatan berbasis data spasial dan pemodelan ekologi yang terstandar, memastikan hasil kajian tidak hanya memenuhi kebutuhan regulasi tetapi juga memberikan informasi strategis yang berguna bagi pengambilan keputusan tata ruang perusahaan.
Metodologi kami mencakup analisis citra satelit multitemporal, survei lapangan kondisi tutupan lahan, pengambilan sampel kualitas air dan tanah, serta pemodelan spasial menggunakan GIS untuk menghitung indeks daya dukung lahan (DDL) dan daya tampung beban cemaran (DTBC) per sub-DAS. Hasilnya disajikan dalam peta tematik yang dapat langsung digunakan sebagai lampiran dokumen perizinan.
Kajian DDDTL yang kami susun mengikuti Peraturan Menteri LHK No. P.17/MENLHK/SETJEN/KUM.1/2/2020 tentang Kajian Lingkungan Hidup Strategis dan panduan teknis KLHK terkait. Dokumen ini diakui sebagai instrumen resmi dalam proses penyusunan KLHS, RTRW, dan perizinan lingkungan berbasis risiko.